Rimba Bitti Pandala disediakan untuk memfasilitasi individu yang membutuhkan terapi kesehatan non-medis yang jauh dari efek samping. Karena Bitti adalah pohon kayu yang kuat, maka diperkirakan pancaran energinya kuat, sehingga pohon tersebut lebih kuat daripada pohon lainnya.
Terletak di Taklar, Kecamatan Mangara Bombang, Desa Laikang, Dusun Pandala, lokasi ini berjarak sekitar 62 km dari Kota Makassar.
Sebagai dosen Pengembangan Wilayah Pesisir pada program Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin yang memiliki kecintaan akan lingkungan alam dan laut selama 20 tahun terakhir membuat kami menjelajahi banyak wilayah pesisir Sulawesi Selatan. Salah satu diantaranya adalah wilayah pesisir Kabupaten Takalar yang kami survey untuk menjadi lahan objek penelitian dan pengembangan bagi mahasiswa kami. Hingga sampailah kamid di Dusun Pandala yang kami lihat pada ssat itu cukup gersang.
Saat melihat keadaan wilayah tersebut, membuat kami berencana menjadikan wilayah tersebut sebagai salah satu target penghijauan, dimana pada saat itu juga kami kebetulan sedang melakukan pengembangan tanaman pohon Bitti (Vitex Cofassus) yang merupakan bahan pembuat kapal kayu Phinisi yang mulai jarang populasinya.
Rencana tersebut akhirnya terwujud pada tahun 2007, ketika kami menjadi President Rotary Club of Makassar (RCM) dan bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Takalar dalam mengadakan program reforestation. Kebetulan lokasi yang diarahkan kepada kami adalah Dusun Pandala yang memang menjadi target peghijauan kami.
Mulailah kami beraktifitas dilokasi itu besama dengan teman-teman Rotarian (anggota Rotary. Kami memagar, menanam dan melibatkan masyarakat sambil terus menerus mensosialisasikan pentingnya penghijauan.
Pada awal inisiatif penghijauan hutan Bitti di Pandala, kami juga menerima bantuan dan dukungan dari Tim Taylor, seorang penulis asal Inggris dan beliau menulis kesannya terhadap Rimba Bitti Pandala pada bukunya yang berjudul "Grains Of Time".
Kolaborasi ini memperkuat upaya reforestasi, membantu dalam pemilihan metode yang efektif, dan memberikan wawasan terkait pengelolaan lingkungan. Dengan kerja sama antara Tim Taylor, Rotary Club of Makassar, Pemerintah Kabupaten Takalar, dan masyarakat setempat, program reforestasi tersebut berhasil menciptakan perubahan positif dalam penghijauan dan keberlanjutan lingkungan di wilayah Pandala.
Pertumbuhan Bitti dilokasi itu sangat sulit karena tanahnya yang liat, tidak menyimpan air dan retak dimusim kemarau. Namun karena usaha yang tidak terputus akhirnya pepohonan muali tumbuh. Didaerah itu sekarang sudah lumayan banyak pohon Bitti yang tumbuh terutama dilahan masyarakat termasuk dipekarangan rumah. Setelah banyak pohon yang sudah berbuah, kami tidak kesulitan untuk mendapatkan bibit Bitti. Hingga sekarang, kami dapat menyediakan bibit sampai puluhan ribu setiap tahunnya.
Diantara kelebihan pohon Bitti adalah daunnya akan gugur di musim kemarau hingga habis, sehingga menutupi lahan dibawahnya. Hal tersebut dapat menegah penguapan air dari tanah dan menjadi pupuk kompos setelah hancur. Namun ketika musim hujan datang, maka daunnya akan kembali lebat.
Visi kami kedepan adalah Pandala menjadi wilayah pengembangan agro forestry, termasuk Forest Farming dan Agro Forestry Tourism (Wana Tani Wisata). Disertai harapan Pandala dapat menjadi percontohan dan tempat belajar mengenai Wana Tani dengan berbagai aspeknya.
Seorang pengunjung Rimba Bitti Pandala merasakan manfaat luar biasa dari berada di bawah naungan pepohonan Bitti. Setelah kunjungannya, tidurnya menjadi lebih nyenyak dan kebutuhan untuk ke toilet pada malam hari berkurang, yang mendorongnya untuk kembali ke Rimba Bitti Pandala dengan tujuan tidur dan beristirahat di bawah naungan pohon Bitti.
Dalam kunjungan kedua, pengunjung ini bersama beberapa teman menerima penjelasan bahwa aktivitas tersebut bukan sekadar wisata, tetapi merupakan terapi kesehatan menggunakan pohon Bitti sebagai medianya.
Selama dua jam kunjungan, mereka menghabiskan waktu dengan tidur di bawah naungan pohon Bitti. Setelahnya, semuanya merasa puas dan senang dengan pengalaman tersebut.
Jam 12.00 di kebun bitti di Takalar. Hawa Pohon Bitti dapat sebagai terapi pengobatan dan menjaga kesehatan👍👍👍 silahkan datang mencoba! Saya sudah 2 kali kesini, ternyata dapat tidur nyenyak mantap betul💪💪💪